• RSS GURU MUDA

    • Fadil dan Kerupuk Kuning
      GURUMUDA.WEB.ID - Ba'da Jum'at ada agenda musyawarah Kecamatan Bersholawat di Ponpes Tarbiyatul Athfal (Pangersan Ajengan Iom). Menunggu jemputan, saja janjian di warung es kelapa depan Wihoga.Mata saya terusik dengan mendekatnya seorang anak yang medorong roda, isinya kerupuk kuning.Saya hentikan bocah itu untuk saya ajak ngobrol.Fadil. Pernah sek […]
    • Guru Muda Wakili Garut ke Bandung
      GURUMUDA.WEB.ID - Menjadi pegiat literasi masyarakat sebagai relawan Perpustakaan Dhuafa di Rumah Baca Asma Nadia Garut adalah modal awal saya diundang Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DISPUSIPDA)  untuk mengikuti Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pengelolaan Perpustakaan Masyarakat di Hotel Lingga Bandung. Dilaksanakan selama empat hari (5-8 September 2017) […]
    • Kelas Siswa: Cara Mengirim Tugas Lewat Email Gmail di HP Android
      GURUMUDA.WEB.ID - Cara mengirim tugas lewat email gmail di HP Android ini adalah lanjutan dari pembahasan saya sebelumnya yang berjudul Cara Membuat Akun Email di Gmail Menggunakan HP Android.Menyisipkan file dokumen, lalu mengirimkan filenya lewat email adalah yang mesti dipahami oleh siapapun, termasuk anak-anak saya. Karena satu sama lain saling bertautan […]
    • Kelas Siswa: Cara Membuat Akun Email di Gmail Menggunakan HP Android
      GURUMUDA.WEB.ID - Akun email sangat diperlukan bagi siapapun untuk mengakses semua hal di internet dengan HP Android. Termasuk bagi siswa.Untuk mendampingi anak-anak di MTS IQRO dimana saya mengajar, perlu adanya pendampingan secara intensif untuk mendukung penggunaan internet secara sehat. Apalagi pelajaran TIK, kini dihapuskan. Maka, sebagai seorang guru Q […]
    • KURIKULUM MANDIRI GURU MUDA
      GURUMUDA.WEB.ID - Hebohnya isu Full Day School bikin marah bagi pemerhati pendidikan. Kebijakan sekolah selama lima hari yang direncanakan Pak Menteri dengan durasi delapan jam setiap harinya, ternyata  tidak hanya memicu kekhawatiran di kalangan siswa, tetapi juga para guru. Ternyata merebaknya opini di masyarakat, bikin marah juga bagi Pak Menteri sang pem […]
  • Terbaru

  • Tulisan Terhangat

  • Arsip Tulisan

  • Yang Mampir

Jeritan Hati Guru Non PNS


Menjadi guru adalah salah satu cita-cita saya ketika duduk di bangku SMP 4 Sumedang, itu dikarenakan saya sering memperhatikan seorang guru wakasek dengan gagahnya berjalan sambil menenteng tasnya. Penuh wibawa tapi ramah. Tegas tapi bijaksana. Tak heran bila siswa yang beliau didik begitu mencintainya. Termasuk saya. Tak hanya itu, saya sering memijat kaki beliau, bahkan sering diajak jalan-jalan oleh beliau. Karena, saya adalah anaknya.

“Buah tak Jatuh dari Pohonnya.”

Mungkin ungkapan diatas layak untuk saya. Ayahnya guru, anaknya guru. Meskipun bukan pada bidang yang sama. Statusnya pun berbeda. Ayah saya PNS, sedangkan saya non PNS.

Honor sebagai guru honorer yang hanya cukup untuk susu anak saya, menjadikan mindset saya untuk ‘tidak terlalu’ mengandalkan penghasilan dari sekolah atau pemerintah. Saya memotivasi diri untuk menanamkan menjadi seorang entrepreneur atau edupreneur. Mencari penghasilan tambahan tanpa terganggu dengan urusan ‘gaji kecil’ sebagai seorang guru.

Memang menyakitkan apabila dibanding-bandingkan antara guru PNS dan non PNS untuk ‘urusan tunjangan’. Padahal dalam segi kualitas, saya berani berspekulasi bahwa guru non PNS lebih kompeten.

Semoga pemerintah lebih bijak dalam menangani masalah klasik seperti ini. Juga kepada teman sesama guru non PNS, mindset (pola pikir) kita harus diubah. Jangan terpaku pada kondisi sekarang sebagai guru honorer. Banya celah untuk menambah penghasilan kita yang tentunya tak jauh dengan bidangnya masing-masing.

Tetap menjadi seorang yang bisa mencerdaskan anak bangsa!

Iklan

4 Tanggapan

  1. setuju, pak roni.
    menjadi guru kreatif. sangatlah membahagiakan kita. kita bertanggung jawab atas kebahagian kita sendiri. ditengah tengah perlakuan yang berbeda guru pns dan nonpns. padahal peran dan fungsinya sama. tentang dedikasi? jangan ditanya. guru honorer lebih jauh tangguh. maka menjadi eduprener, atau interpreneur sbuah pilahan yg cerdas. kalau saya memili menanam saham di BMT, pak dari hasil menabung. he he kalau dulu buat jajan kecil kecilan.

    • Setuju bu… Saat ini pun saya sedang belajar investasi. Meskipun penghasilan di sekolah minim. Tapi itu menjadi suatu motivasi tersendiri buat saya.

  2. Memang dulu begitu perbedaannya sangat mencolok pak, antara guru PNS dan Non PNS, tapi sekarang sudah mulai berkurang semenjak andanya Sertifikasi Guru.

    Cita-cita saya ingin jadi PNS, tapi cita-cita itu sudah tidak lagi, semenjak saya keluar dari SD, sedih memang, tapi mau apalagi, karena saya keburu umur, dan di SD tidak ada perkembangan.

    Insa allah rezeky tidak jauh kemana, semoga Pak Yursron dapat Sertifikasi Guru.

    Salam guru non PNS

Silakan memberikan Komentar untuk pengembangan blog ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: