• RSS GURU MUDA

    • IHMAGA Beri Pelatihan Seni Marawis di Desa Cinagara
      GURUMUDA.WEB.ID - Suasana Harlah IHMAGA yang ke-4 masih terasa. Cape pun masih hinggap dengan rasa kantuk yang terus mengikuti. Namun, saya harus menghadiri undangan dari Desa Cinagara, Malangbong, Garut,  untuk mengisi pelatihan seni marawis.Sebagian peserta pelatihanKades Cinagara memberikan 1 Paket Alat Marawis kepada RW. 01
    • Harlah ke-4, IHMAGA Gelar Festival Marawis se-Jawa Barat
      GURUMUDA.WEB.ID - Biidznillah… semua atas idzin Allah Ta’ala. Selama empat tahun Ikatan Hadroh Marawis Garut (IHMAGA) berkiprah. Terus belajar berdakwah, bersyi’ar melalui seni hadroh dan marawis. Menyuarakan sholawat dari kampong ke kampong, mengajak anak-anak dan remaja untuk terus berhubungan dengan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam melalui alat had […]
    • MELODI PEMIMPI
      GURUMUDA.WEB.IDMELODI PEMIMPIJika aku seorang penyair, akan ku kisahkan seorang pecut hidupkuSang rembulan diantara gemerlap bintang Perangkai abjad menjadi kataPengutuh hidup saat mulai rapuhKu sampaikan padamuSalam cintaku yang tak terbendungMengalir deras bak menuju hujungPara penari langit berbisik padakuBahwa sayapnya masih dibumiMengenyam tugas terbang […]
    • SURAT CINTA UNTUK GURUKU
      GURUMUDA.WEB.ID -SURAT CINTA UNTUK GURUKUTak pernah tergambarkan betapa mulianya dirimuTak pernah terbayangkan betapa besarnya hatimuTak pernah terlukiskan betapa tulusnya cintamuEngkau yang menemani dalam gelap dan terangnya hidup iniEngkau yang selalu menuntunku ketika aku tak tahu arahGurukuTerimakasih atas cintamu kasih sayangmu dan pengorbananmuTerimaka […]
    • KARENA KAMU GURUKU
      GURUMUDA.WEB.ID - Hasil karya peserta Lomba Menulis: Surat Cinta untuk GuruKARENA KAMU GURUKU Awan hitam menggelitik malam Berkawan dengan gelap yang cukup kelam Rintik hujan jatuh d itanah dan menghantam Kesendirian menjadikan kesepian Ketidaktahuan menghadirkan kehancuran Kamu... Kuceritakan pada dunia Kisah pengembara yang menapaki bumi indonesia Sampaika […]
  • Terbaru

  • Tulisan Terhangat

  • Arsip Tulisan

  • Yang Mampir

Jeritan Hati Guru Non PNS


Menjadi guru adalah salah satu cita-cita saya ketika duduk di bangku SMP 4 Sumedang, itu dikarenakan saya sering memperhatikan seorang guru wakasek dengan gagahnya berjalan sambil menenteng tasnya. Penuh wibawa tapi ramah. Tegas tapi bijaksana. Tak heran bila siswa yang beliau didik begitu mencintainya. Termasuk saya. Tak hanya itu, saya sering memijat kaki beliau, bahkan sering diajak jalan-jalan oleh beliau. Karena, saya adalah anaknya.

“Buah tak Jatuh dari Pohonnya.”

Mungkin ungkapan diatas layak untuk saya. Ayahnya guru, anaknya guru. Meskipun bukan pada bidang yang sama. Statusnya pun berbeda. Ayah saya PNS, sedangkan saya non PNS.

Honor sebagai guru honorer yang hanya cukup untuk susu anak saya, menjadikan mindset saya untuk ‘tidak terlalu’ mengandalkan penghasilan dari sekolah atau pemerintah. Saya memotivasi diri untuk menanamkan menjadi seorang entrepreneur atau edupreneur. Mencari penghasilan tambahan tanpa terganggu dengan urusan ‘gaji kecil’ sebagai seorang guru.

Memang menyakitkan apabila dibanding-bandingkan antara guru PNS dan non PNS untuk ‘urusan tunjangan’. Padahal dalam segi kualitas, saya berani berspekulasi bahwa guru non PNS lebih kompeten.

Semoga pemerintah lebih bijak dalam menangani masalah klasik seperti ini. Juga kepada teman sesama guru non PNS, mindset (pola pikir) kita harus diubah. Jangan terpaku pada kondisi sekarang sebagai guru honorer. Banya celah untuk menambah penghasilan kita yang tentunya tak jauh dengan bidangnya masing-masing.

Tetap menjadi seorang yang bisa mencerdaskan anak bangsa!

Iklan

4 Tanggapan

  1. setuju, pak roni.
    menjadi guru kreatif. sangatlah membahagiakan kita. kita bertanggung jawab atas kebahagian kita sendiri. ditengah tengah perlakuan yang berbeda guru pns dan nonpns. padahal peran dan fungsinya sama. tentang dedikasi? jangan ditanya. guru honorer lebih jauh tangguh. maka menjadi eduprener, atau interpreneur sbuah pilahan yg cerdas. kalau saya memili menanam saham di BMT, pak dari hasil menabung. he he kalau dulu buat jajan kecil kecilan.

    • Setuju bu… Saat ini pun saya sedang belajar investasi. Meskipun penghasilan di sekolah minim. Tapi itu menjadi suatu motivasi tersendiri buat saya.

  2. Memang dulu begitu perbedaannya sangat mencolok pak, antara guru PNS dan Non PNS, tapi sekarang sudah mulai berkurang semenjak andanya Sertifikasi Guru.

    Cita-cita saya ingin jadi PNS, tapi cita-cita itu sudah tidak lagi, semenjak saya keluar dari SD, sedih memang, tapi mau apalagi, karena saya keburu umur, dan di SD tidak ada perkembangan.

    Insa allah rezeky tidak jauh kemana, semoga Pak Yursron dapat Sertifikasi Guru.

    Salam guru non PNS

Silakan memberikan Komentar untuk pengembangan blog ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: